Sektor transmisi dan penggerak roda pada mobil bekas membutuhkan perhatian khusus saat inspeksi. Bagi kendaraan berpenggerak roda depan (Front-Wheel Drive / FWD), komponen as roda atau drive shaft bertugas menyalurkan tenaga putar dari transmisi menuju roda. Pada bagian persambungan transmisi, terdapat karet pelindung (boot) yang membungkus inner CV joint dan menahan gemuk pelumas (grease) khusus bertekanan tinggi.
Namun, akibat kibasan batu, gesekan, dan faktor usia pemakaian, karet boot as roda dalam ini bisa pecah atau sobek. Akibatnya, pelumas akan terlempar keluar dan memicu keausan parah pada Sendi CV (CV joint) internal.
Inspektor mengecek keutuhan karet pelindung as roda bagian dalam untuk melacak ciri karet boot as roda dalam (inner cv joint) sobek.
Indikasi Utama Ciri Karet Boot As Roda Dalam (Inner CV Joint) Sobek
Kamu bisa mendeteksi kerusakan karet pelindung transmisi ini dengan cukup mudah. Selain itu, kamu dapat memeriksa bagian kolong bawah serta merasakan respons berkendara saat test drive:
1. Cipratan Gemuk (Grease) Hitam Pekat di Kolong Transmisi
Pertama, intip bagian kolong mesin di dekat dinding girboks transmisi. Jika karet boot sobek, gemuk pelumas berawarna hitam lengket akan terlempar akibat gaya sentrifugal saat as roda berputar. Oleh sebab itu, area sekitar sasis bawah, dinding transmisi, hingga knalpot akan dipenuhi kerak pelumas basah.
2. Getaran Abnormal Pada Bodi Mobil Saat Berakselerasi
Selanjutnya, rasakan impresi berkendara saat menekan pedal gas untuk menambah kecepatan. Apabila bodi mobil terasa bergetar hebat atau bergoyang dari sisi kiri-kanan saat diakselerasi—namun getaran hilang begitu pedal gas dilepas—inner CV joint sudah aus. Akibatnya, pelumas yang mengering membuat bearing trunnion bergesek kasar dengan rumah housing-nya.
3. Bunyi Mentok atau Hentakan "Kluk" Saat Mobil Melintasi Jalanan Bergelombang
Di samping itu, cermati suara dari kolong mesin saat melewati jalan bergelombang atau jalanan tidak rata. Karet yang sobek membiarkan kotoran tanah dan pasir masuk ke dalam pelor CV joint. Dampaknya, timbul celah oblak yang memicu bunyi hentakan logam ("kluk-kluk") saat suspensi naik turun.
Kondisi karet pelindung as roda pecah dan basah pelumas yang menjadi ciri karet boot as roda dalam (inner cv joint) sobek.
Bahaya Mengabaikan Karet Boot As Roda yang Sobek
Membiarkan karet boot as roda sobek sangat membahayakan keselamatan pengemudi. Sebab, jika pelumas habis total dan kemasukan air, bearing CV joint bisa macet atau pecah di dalam housing. Akibatnya, as roda bisa terlepas dari transmisi di tengah jalan dan membuat mobil hilang kendali seketika.
Beli Mobil Seken Bebas Masalah As Roda? Serahkan ke Rtech!
Penjual nakal terkadang hanya menyemprotkan cairan degreaser atau menyapu bekas cipratan gemuk di kolong agar terlihat kering saat diperiksa calon pembeli. Hal itu dilakukan agar kebocoran tersembunyi sementara. Padahal, jika tidak diperiksa secara teliti menggunakan dongkrak dan pencahayaan terang, ausnya CV joint akan memicu biaya servis hingga jutaan rupiah.
Agar kamu terhindar dari risiko membeli mobil seken dengan penggerak roda yang rusak, menyerahkan urusan inspeksi ke ahlinya adalah pilihan paling bijak. Tim Rtech - Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.
Kamu juga bisa membaca panduan kami tentang Gejala Sensor CKP (Crankshaft Position) Lemah untuk melengkapi wawasan inspeksi kendaraan. Tim kami akan mendongkrak mobil, memeriksa kekencangan klem karet boot, dan memastikan sistem penggerak roda mobil impianmu benar-benar aman!
