Stiker Rtech
Ciri Freon AC Mobil Tercampur Air / Udara: Bikin AC Cuma Dingin Pas Malam Hari dan Kisi-Kisi Kondensor Berkerak

Sistem pendingin udara (AC) merupakan salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan kabin mobil bekas. Oleh karena itu, kamu wajib memastikan sistem AC bekerja dengan optimal sebelum memutuskan membeli unit incaran. Komponen pendingin ini mengandalkan gas refrigeran (freon) yang bersirkulasi secara tertutup dalam tekanan tinggi.

Namun, proses pengisian freon yang tidak vakum sempurna bisa menyebabkan uap air atau udara masuk ke dalam saluran. Akibatnya, kinerja kompresor terganggu dan suhu pendinginan kabin merosot drastis.

Inspektor mengecek tekanan gas refrigeran menggunakan manifold gauge untuk melacak ciri freon AC mobil tercampur air / udara.

Indikasi Utama Ciri Freon AC Mobil Tercampur Air / Udara

Kamu bisa mengenali masalah sirkulasi AC ini dengan cukup mudah saat memantau ruang mesin dan mencoba fitur AC saat test drive:

1. Kabin Cuma Dingin Pas Malam Hari

Pertama, perhatikan performa suhu dingin yang keluar dari kisi-kisi AC. Jika AC terasa dingin saat malam hari namun berubah menjadi panas atau hanya menghembuskan angin pas siang terik, uap air di dalam sistem mulai membeku. Akibatnya, es menutup katup ekspansi dan menyumbat sirkulasi freon.

2. Terdengar Suara Desis Panjang Dari Balik Dasbor

Selanjutnya, dengarkan baik-baik saat kenop AC diaktifkan dari kabin. Apabila muncul suara mendesis panjang ("siiiiss") dari balik dasbor depan, gelembung udara ikut terdorong bersama freon cair. Oleh sebab itu, tekanan hidrolik di dalam pipa saluran AC menjadi tidak stabil.

3. Tekanan Manifold Gauge Melonjak Tidak Normal

Di samping itu, amati indikator kaca pengintai (sight glass) di dalam kap mesin jika ada. Jika cairan freon tampak berbuih putih atau terdapat kerak korosi di sekitar kondensor, uap air sudah memicu reaksi asam. Dampaknya, tekanan gas di dalam sistem melonjak terlalu tinggi dari batas standar.

Pengecekan tekanan refrigeran yang menjadi ciri freon AC mobil tercampur air / udara.

Bahaya Mengabaikan Masalah Uap Air di Sistem AC

Membiarkan freon yang tercampur air dan udara sangat merugikan kantong kamu. Sebab, uap air yang bercampur dengan oli kompresor akan menciptakan zat asam korosif. Akibatnya, dinding dalam kompresor cepat aus, evaporator rawan bocor halus, dan kamu harus mengganti seluruh komponen AC dengan biaya mahal.

Beli Mobil Seken Bebas Masalah AC? Serahkan ke Rtech!

Beberapa penjual nakal hanya menambah freon murah tanpa melakukan proses vakum ulang sistem. Hal itu dilakukan agar AC terasa dingin sejenak sewaktu dicoba oleh calon pembeli. Padahal, kandungan uap air di dalam sistem masih ada dan siap merusak kompresor pascabeli.

Agar kamu terhindar dari risiko biaya servis AC yang membengkak, menyerahkan inspeksi kepada ahlinya adalah pilihan bijak. Tim Rtech - Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di area Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.

Kamu juga bisa membaca panduan kami tentang Gejala V-Belt (Tali Kipas) Mobil Pecah-Pecah untuk melengkapi wawasan pemeliharaan komponen mesin. Tim kami akan mengukur suhu serta tekanan AC menggunakan instrumen presisi demi memastikan kabin mobil impianmu tetap sejuk!