Sistem pengereman merupakan garis pertahanan paling vital pada mobil bekas. Oleh karena itu, kamu wajib mengecek kondisi minyak rem (brake fluid) sebelum membeli unit incaran. Komponen ini bertugas menyalurkan tekanan hidrolik dari pedal menuju kaliper roda.
Namun, minyak rem memiliki sifat higroskopis yang mudah menyerap uap air. Akibatnya, minyak rem yang kotor dan kemasukan air bisa menurunkan tekanan hidrolik secara drastis.
Inspektor mengecek kejernihan cairan pengereman untuk melacak tanda minyak rem mobil kotor / kebanyakan air.
Indikasi Utama Tanda Minyak Rem Mobil Kotor / Kebanyakan Air
Kamu bisa mendeteksi penurunan kualitas cairan pengereman ini dengan cukup mudah. Selain itu, kamu dapat memeriksa area kap mesin dan menguji pijakan pedal rem saat test drive:
1. Warna Minyak Rem Keruh dan Cokelat
Pertama, buka kap mesin lalu amati tabung reservoir minyak rem. Minyak rem baru umumnya berwarna jernih bening atau agak kekuningan. Namun, jika warnanya sudah berubah menjadi cokelat gelap atau hitam keruh, cairan tersebut sudah teroksidasi berat. Oleh sebab itu, kamu harus segera mengurasnya.
2. Pijakan Pedal Rem Terasa "Bagel" atau Ambles
Selanjutnya, rasakan respons injakan kaki kamu saat menekan pedal rem. Kandungan air yang tinggi akan cepat mendidih saat rem menghasilkan panas. Uap air tersebut lalu menciptakan jebakan udara di dalam saluran. Akibatnya, pedal rem terasa membal (bagel) atau justru ambles sangat dalam saat diinjak.
3. Jarak Pengereman Menjadi Lebih Jauh
Di samping itu, coba lakukan pengereman dari kecepatan menengah di jalan aman. Apabila kamu merasa butuh jarak lebih panjang untuk berhenti, hal itu disebabkan oleh melemahnya titik didih minyak rem. Padahal, kondisi ketebalan kampas rem mungkin masih sangat tebal.
Pengujian persentase uap air cairan pengereman yang menjadi tanda minyak rem mobil kotor / kebanyakan air.
Bahaya Mengabaikan Kondisi Minyak Rem
Membiarkan minyak rem kotor sangat membahayakan nyawa pengemudi. Sebab, risiko utama seperti rem blong bisa terjadi saat melibas turunan panjang. Selain itu, kandungan air berlebih juga memicu korosi pada dinding silinder master rem dan merusak modul ABS yang mahal.
Beli Mobil Seken Tanpa Risiko Rem Blong? Serahkan ke Rtech!
Beberapa penjual nakal hanya menyedot cairan kotor di tabung atas. Setelah itu, mereka mengisinya dengan sedikit minyak rem baru agar tampak bening. Padahal, minyak kotor yang penuh uap air masih terperangkap di saluran bawah. Oleh karena itu, pembeli awam rawan terkecoh.
Agar kamu mendapatkan unit yang benar-benar aman, menyerahkan urusan inspeksi ke ahlinya adalah pilihan tepat. Tim Rtech - Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di area Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.
Kamu juga bisa membaca artikel kami tentang Ciri Oli Transmisi Matik Mobil Bekas Hangus untuk melengkapi wawasan pelumas mobil. Tim kami akan menguji minyak rem memakai tester digital demi memastikan pengereman bekerja sempurna!
