Stiker Rtech
Tanda Modul ABS Mobil Seken Rusak: Indikator ABS Menyala Terus di Dasbor dan Pedal Rem Bergetar Tanpa Sebab

Teknologi keselamatan pada mobil bekas modern umumnya telah dilengkapi sistem Anti-lock Braking System (ABS). Komponen otak dari teknologi ini adalah modul ABS (ABS control module dan hydraulic unit). Komponen elektronik ini bertugas mengatur tekanan minyak rem secara otomatis agar roda tidak terkunci saat pengemudi melakukan pengereman mendadak.

Namun, akibat fluktuasi arus listrik, paparan uap air dari minyak rem kotor, atau usia pakai, modul ABS bisa mengalami kerusakan. Akibatnya, fitur keselamatan canggih ini berhenti berfungsi dan mempengaruhi sistem pengereman standar.

Inspektor memindai kode error modul pengereman memakai scanner OBD2 untuk melacak tanda modul ABS mobil seken rusak.

Indikasi Utama Tanda Modul ABS Mobil Seken Rusak

Kamu bisa mendeteksi kerusakan pada komputer pengereman ini dengan cukup mudah saat melihat panel instrumen dan melakukan pengujian jalan (test drive):

1. Lampu Indikator ABS Menyala Terus di Dasbor

Pertama, amati panel instrumen saat kunci kontak diputar ke posisi ON hingga mesin hidup. Dalam kondisi normal, indikator ABS berwarna kuning akan menyala sebentar lalu mati. Namun, jika lampu tersebut terus menyala saat mobil dikemudikan, modul ABS mencatat adanya malfungsi kelistrikan atau kegagalan komunikasi sensor.

2. Pedal Rem Bergetar atau Membal Tanpa Sebab Normal

Selanjutnya, rasakan injakan kaki kamu saat memperlambat kendaraan di jalanan rata yang kering. Jika pedal rem bergetar hebat atau memberikan umpan balik membal (pulsating) padahal kamu tidak mengerem mendadak, selenoid modul ABS bekerja secara kacau. Oleh sebab itu, modul mengirim sinyal tekanan hidrolik yang tidak presisi.

3. Roda Langsung Terkunci Saat Menginjak Rem Mendadak

Di samping itu, perhatikan cengkeraman roda saat melakukan pengereman darurat di area aman. Apabila ban langsung terseret dan terkunci rapat sehingga mobil sulit diarahkan, fungsi pembatas slip dari modul ABS sudah mati total. Dampaknya, sistem pengereman kembali bekerja secara konvensional tanpa perlindungan ABS.

Pemeriksaan riwayat gangguan hidrolik pengereman yang menjadi tanda modul ABS mobil seken rusak.

Bahaya Mengabaikan Kerusakan Modul ABS

Membiarkan modul ABS yang rusak tentu sangat berisiko saat berkendara di jalan licin atau basah. Sebab, tanpa ABS, mobil rawan mengalami hydroplaning dan melintir saat dikerem mendadak dari kecepatan tinggi. Selain itu, harga penggantian modul ABS baru relatif sangat mahal hingga belasan juta rupiah.

Beli Mobil Seken Bebas Masalah Kelistrikan Rem? Serahkan ke Rtech!

Penjual nakal terkadang mencoba mencabut bohlam indikator ABS di balik dasbor atau memutus kabel sensornya. Hal itu dilakukan agar lampu peringatan ABS tampak tidak menyala sehingga calon pembeli mengira sistem pengereman normal. Padahal, jika dipindai menggunakan scanner diagnostic, kode kerusakan (DTC) ABS tetap tersimpan di ECU.

Agar kamu terhindar dari manipulasi fitur keselamatan dan biaya perbaikan yang fantastis, menyerahkan urusan inspeksi kepada ahlinya adalah langkah paling tepat. Tim Rtech - Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.

Kamu juga bisa membaca panduan kami tentang Ciri Master Silinder Rem Mobil Bekas Bocor Halus untuk melengkapi wawasan sistem hidrolik. Tim kami akan melakukan pemindaian sistem rem memakai scanner OBD2 canggih demi memastikan seluruh fitur keselamatan mobil impianmu aktif sempurna!