Stiker Rtech
Tanda Radiator Mobil Mampet / Bocor: Bikin Air Radiator Sering Berkurang Di Reservoir dan Tampak Kerak Putih Kehijauan

Mau memboyong mobil bekas idaman untuk kendaraan harian? Selain mengecek kesehatan mesin dan transmisi, kamu wajib mengenali tanda radiator mobil mampet / bocor demi mencegah risiko overheat. Radiator memegang peranan sangat penting dalam mendinginkan suhu cairan yang menyerap panas dari mesin.

Radiator bekerja melepaskan hawa panas cairan pendingin melalui kisi-kisi aluminium bantuan tiupan angin. Oleh karena itu, jika kisi-kisi atau saluran di dalam radiator tersumbat kerak dan bocor, sistem pendinginan mesin akan terganggu dan mengancam keselamatan kendaraan kamu.

Inspektor mengecek keutuhan kisi-kisi radiator untuk melacak tanda radiator mobil mampet / bocor.

3 Tanda Radiator Mobil Mampet / Bocor Yang Paling Mudah Dikenali

Kamu tidak perlu membongkar seluruh sistem pendingin di lokasi penjual untuk mengetahui kondisi komponen ini. Selain itu, saat kamu memantau kondisi fisik kap mesin dan melakukan pengujian jalan (test drive), coba cermati beberapa gejala simpel berikut:

1. Air Di Reservoir Berkurang Menandakan Tanda Radiator Mobil Mampet / Bocor

Gejala pertama yang sangat mudah kamu lihat adalah penurunan drastis volume cairan pendingin (coolant) di tabung cadangan (reservoir). Tentu saja, saat kamu mengecek tabung reservoir dalam keadaan dingin, posisinya sering berada di bawah garis MIN. Hal ini terjadi karena ada kebocoran halus di sekitar sarang radiator atau kotoran menyumbat sirkulasi air.

2. Kerak Putih Kehijauan Menjadi Tanda Radiator Mobil Mampet / Bocor Secara Fisik

Selanjutnya, intip bagian kisi-kisi aluminium radiator dan sambungan tangki plastik (upper tank/lower tank). Jika kamu melihat bercak kerak mengering berwarna putih, hijau, atau merah karat di sela-sela sirip, maka cairan pendingin sempat merembes keluar. Akibatnya, bekas rembesan tersebut mengering dan membentuk deposit karat.

3. Gelembung Air Menggolak Menjadi Tanda Radiator Mobil Mampet / Bocor Saat Mesin Menyala

Di samping gejala di atas, coba buka tutup radiator (radiator cap) saat kondisi mesin benar-benar dingin, lalu nyalakan mesin. Jika air radiator menyemprot keluar berlebihan atau terus mengeluarkan gelembung udara menggolak cepat saat digas, maka saluran dalam radiator dipastikan tersumbat atau ada kebocoran tekanan dari paking mesin.

Kondisi kerak karat mengering yang menjadi tanda radiator mobil mampet / bocor.

Bahayanya Jika Kamu Membiarkan Masalah Radiator Ini

Membiarkan masalah ini tentu sangat membahayakan kondisi mesin kamu di jalan. Sebab, kekurangan cairan pendingin akan memicu panas berlebih (overheat) secara mendadak saat melaju di jalan tol. Selain itu, suhu ekstrem bisa membuat kepala silinder melengkung dan mengharuskan kamu keluar biaya belasan juta rupiah untuk turun mesin.

Beli Mobil Seken Bebas Masalah Overheat? Serahkan ke Rtech!

Penjual nakal terkadang hanya mengisi air keran biasa ke tabung cadangan atau menyuntikkan cairan penambal sementara biar tidak kelihatan menetes saat dijual. Oleh sebab itu, pembeli awam bisa gampang terkecoh jika tidak memeriksa fisik radiator dan menguji tekanan sirkulasi pendingin secara cermat.

Daripada kamu rugi besar dan harus mengganti radiator baru pascabeli, mending serahkan ke ahlinya. Tim Rtech - Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di seluruh area Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.

Selain itu, kamu juga bisa membaca artikel kami lainnya tentang Gejala Thermostat Radiator Macet untuk melengkapi pemeriksaan sektor pendinginan. Tim kami akan melakukan tes kebocoran tekanan dan memastikan seluruh radiator mobil bekas incaranmu bekerja dengan aman!